Kenapa Tubuh Sering Pegal Saat Stres? Ini Penjelasan dan Solusi Relaksasinya

Banyak orang mengira pegal hanya muncul karena aktivitas fisik berat. Faktanya, stres mental juga sangat berpengaruh pada ketegangan otot tubuh. Saat stres, tubuh masuk ke mode siaga (fight-or-flight), memicu kontraksi otot yang berlangsung terus-menerus tanpa disadari. Inilah yang membuat leher, bahu, punggung, dan kaki terasa kaku serta pegal.

Relaksasi yang tepat membantu memutus siklus tegang–lelah tersebut sehingga tubuh bisa kembali ke kondisi seimbang.


Apa yang Terjadi Pada Tubuh Saat Stres?

Secara fisiologis, stres memicu:

  • Peningkatan hormon kortisol & adrenalin
  • Otot berkontraksi lebih lama
  • Napas menjadi lebih pendek
  • Aliran darah ke otot meningkat tapi tidak dilepas optimal

Jika berlangsung berulang setiap hari, ketegangan mikro ini menumpuk menjadi:

  • Badan terasa “keras” saat dipijat
  • Pegal leher & bahu
  • Punggung terasa berat
  • Sakit kepala tegang
  • Kaki terasa cepat lelah

Kenapa Pegal Karena Stres Terasa Berbeda?

Pegal karena stres biasanya memiliki ciri:

  • Tidak selalu terkait aktivitas fisik
  • Berpindah area (hari ini bahu, besok punggung)
  • Disertai rasa capek mental
  • Tidur tidak terasa memulihkan
  • Dipijat sebentar enak, tapi cepat tegang lagi jika tidak rutin

Artinya, sumbernya bukan hanya otot — tapi juga sistem saraf yang overaktif.

Peran Treatment Relaksasi untuk Pegal Akibat Stres

Treatment relaksasi bekerja di dua level sekaligus: otot dan sistem saraf.

Manfaat utama massage & relaksasi:

  • Melepaskan kontraksi otot kronis
  • Menurunkan aktivitas saraf simpatis (mode tegang)
  • Meningkatkan sirkulasi darah
  • Membantu napas lebih dalam & stabil
  • Memberi sinyal aman pada tubuh

Treatment seperti full body massage, reflexology, hot stone, dan boreh efektif membantu pelepasan ketegangan bertahap, bukan hanya efek sementara.

Seberapa Sering Perlu Relaksasi?

Untuk pegal yang dipicu stres kerja rutin:

  • Ideal: 1–2 kali per bulan
  • Kondisi tegang berat: mingguan di awal
  • Maintenance: tiap 2–4 minggu

Konsistensi lebih penting daripada sekali treatment lama.


Kesimpulan

Tubuh sering pegal saat stres karena otot menegang terus-menerus tanpa disadari akibat respons saraf terhadap tekanan mental. Relaksasi dan massage membantu memutus siklus ketegangan tersebut, menenangkan sistem saraf, dan mengembalikan rasa ringan pada tubuh. Perawatan rutin memberikan hasil yang lebih stabil dibanding perawatan sesekali.

Jangan tunggu pegal menumpuk baru dirawat—jadwalkan sesi relaksasi di Jaba Usada dan bantu tubuh melepaskan tegang akibat stres agar kembali ringan, nyaman, dan seimbang. Tetap Sehat & Cantik bersama Jaba Usada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *