Benarkah Semakin Sakit Pijatnya, Semakin Efektif? Ini Faktanya

Masih banyak orang beranggapan bahwa pijat yang efektif harus terasa sakit. Bahkan, tidak sedikit yang menilai kualitas massage dari seberapa kuat tekanan yang diberikan terapis. Padahal, anggapan ini merupakan salah satu kesalahpahaman umum tentang spa yang perlu diluruskan.

Faktanya, pijatan yang terlalu menyakitkan justru dapat berdampak negatif bagi tubuh jika tidak dilakukan dengan teknik dan tekanan yang tepat.


Mitos: Pijat Harus Sakit Agar Hasilnya Maksimal

Rasa nyeri sering kali disamakan dengan proses “penyembuhan”. Beberapa orang percaya bahwa semakin sakit pijatan, semakin cepat otot lepas dan tubuh terasa ringan. Akibatnya, banyak klien memaksakan diri menerima tekanan berlebihan meskipun tubuh sebenarnya tidak nyaman.

Padahal, rasa sakit yang berlebihan bisa menjadi tanda bahwa otot atau jaringan tubuh sedang tertekan secara tidak tepat.

Fakta: Massage yang Baik Harus Nyaman dan Aman

Massage yang berkualitas bukan soal seberapa kuat tekanannya, melainkan seberapa sesuai tekniknya dengan kondisi tubuh. Pijat yang efektif seharusnya:

  • Memberikan rasa nyaman, bukan menyiksa
  • Membantu otot rileks secara bertahap
  • Disesuaikan dengan kebutuhan dan toleransi tubuh masing-masing
  • Dilakukan dengan teknik yang aman oleh terapis terlatih

Ketika tubuh merasa rileks, sistem saraf akan merespons dengan lebih baik, sehingga sirkulasi darah meningkat dan ketegangan otot dapat dilepaskan secara alami tanpa risiko cedera.

Mengapa Tekanan Berlebihan Justru Tidak Dianjurkan?

Tekanan pijat yang terlalu keras dapat menyebabkan:

  • Memar atau iritasi jaringan otot
  • Peradangan ringan hingga nyeri berkepanjangan
  • Tubuh menjadi tegang karena refleks menahan sakit
  • Efek relaksasi menjadi tidak optimal

Massage seharusnya membantu tubuh “melepaskan”, bukan membuat tubuh bertahan dari rasa sakit.

Pendekatan Pijat Profesional di Jaba Usada

Di Jaba Usada, setiap sesi massage dilakukan dengan pendekatan personal. Terapis akan menyesuaikan tekanan dan teknik berdasarkan kondisi tubuh, kebutuhan relaksasi, serta kenyamanan setiap pelanggan. Tujuannya adalah menciptakan pengalaman pijat yang aman, efektif, dan menenangkan, bukan sekadar kuat.


Kesimpulan

Pijat yang baik tidak harus menyakitkan. Efektivitas massage ditentukan oleh teknik yang tepat, tekanan yang sesuai, dan kenyamanan tubuh selama proses berlangsung. Dengan pendekatan yang benar, massage justru membantu tubuh rileks lebih dalam dan pulih secara alami.

Rasakan pengalaman massage yang nyaman, aman, dan sesuai kebutuhan tubuhmu dengan perawatan profesional di Jaba Usada, tanpa harus menahan rasa sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *